Senin, 14 Desember 2009

TIPS MENAIKAN GAJI YANG KURANG


Masalah gaji karyawan kalau dibicarakan memang terlalu sensitif, tetapi hal tersebut kadang masih sering dibicarakan antar karyawan. Besar kecil gaji setiap orang memang relatif oleh karenanya tidak ada standard yang dapat dijadikan patokan berapa  besaran yang baik bagi karyawan dalam menerima gaji dengan ukuran bidang kerjanya, selalu saja dianggap kurang dan kurang terus, itu wajar saja. Yang hanya dapat diambil dalam menilai gaji adalah mengukur besar gajinya dibanding dengan kebutuhan belanja yang dikeluarkan dalam setiap bulannya, apakah masih dapat di saving di tabungan, atau sebaliknya kebutuhan hidupnya lebih besar dari pada pemasukan,atau yang sering  orang sebut besar pasak dari pada tiang. Walaupun pada kenyataan tidak dapat dipungkiri bahwa ada perbedaan dalam menggunakan kebutuhan masing-masing.


Kalau  mencoba menghitung standard gaji  berdasarkan UMP, setiap provinsi  sudah memberikan perhitungan sebagai dasar pembayaran minimal gaji dan itupun sudah dikaji dan di evaluasi sesuai dengan kondisi ekonomi daerah dengan memperhitungkan berbagai harga sandang pangan di daerah, walaupun nilai tersebut bagi karyawan kadang masih dianggap kurang, yach begitulah sebagai karyawan yang hanya mengandalkan gajinya saja.
Diantara karyawan banyak sekali merasa kurang puas, kecewa atau mengatakan tidak adil dan sebagainya dengan gaji yang diterimanya, karena merasa gaji yang diterima masih tidak mencukupi dan memadai, ditambah beban kerja serta tanggung jawab kerja yang diberikan tergolong cukup berat, apalagi kalau sampai mengetahui gaji Anda lebih kecil dari pada rekan kerja Anda yang lain yang memiliki beban kerja  yang lebih ringan dari Anda, apalah jadinya selanjutnya? Sebagai karyawan yang mengerti tetap mensyukuri apa yang telah di peroleh, namun tidak semua karyawan dapat menerima kenyataan itu, akhirnya karyawan mulai timbul kekecewaan yang semakin lama semakin dalam, karena Anda sadar bahwa masa kerja Anda sudah cukup lama, Apa yang akan terjadi dengan hal  tersebut? mungkinkah Anda patah semangat, tidak mempunyai gairah kerja, frustasi, jenuh, bosan dan segudang lagi perasaan yang menjengkelkan?

Kalau kondisi itu berjalan yang menurut Anda tidak menyenangkan dan Anda merasa bahwa Anda sudah bekerja secara maksimal dan mempunyai hak untuk memperjuangkan masalah Anda, jangan biarkan itu berlarut berkepanjangan, segera pikirkan dan cari solusinya, tetapi perlu dingat bahwa lamanya Anda bekerja tidak semata-mata bisa dijadikan dasar  dari gaji Anda.Jika Anda tergolong senior dalam masalah waktu, akan tetapi prestasi dan kualitas kerja Anda gak berkembang, wajar saja jika penghasilan gaji Anda enggak pernah mengalami peningkatan yang berarti. Lalu apa yang harus Anda lakukan ? jadi gimana dong??? kalau Anda bingung, mungkin solusi di bawah ini bisa Anda coba :

  1. Bicarakan ketidakpuasan Anda dengan atasan, cari tau mengapa hal ini bisa terjadi pada diri Anda. Coba identifikasi apakah penyebabnya dan dalam diri  Anda sendiri atau ada sebab-sebab lain diluar diri Anda.Seandainya penyebabnya dari diri Anda sendiri misalnya kurang kreatif, kurang kompak dalam teamwork, maka Anda harus bersedia merubahnya. Tetapi kalau penyebabnya dari luar diri Anda, maka bicarakan lebih lanjut dengan atasan.
  2. Buatlah standar kerja, sehingga ada ukuran yang jelas mengenai tingkat keberhasilan Anda. Dengan demikian Anda mempunyai data dan dokumentasi mengenai tingkat keberhasilan Anda. Hal ini bisa Anda gunakan untuk melakukan negosiasi mengenai besar kecilnya penghasilan Anda.
  3. Jika atasan Anda kurang kooperatif dengan masalah Anda, coba bicarakan langsung ke bagian HRD. Konsultasikan masalah ini baik-baik, sehingga bisa dilakukan review atas penghasilan yang Anda peroleh selama ini dengan beban kerja dan Anda boleh berharap akan ada penyesuaian gaji.
  4. Jika perjuangan serta upaya yang telah Anda lakukan tidak membuahkan hasil, Anda boleh mencari tempat baru, yaitu tempat yang standard penghasilannya lebih tinggi dibandingkan tenpat kerja Anda sekarang, tentu saja dengan catatan Anda sudah mempunyai kemampuan skill yang cukup dalam bidang pekerjaan yang Anda akan tangani.
Kalau Anda kurang puas dengan gaji Anda, coba aja lakukan solusi diatas, siapa tau dapat berhasil, karena kalau bukan Anda yang memperjuangkan, siapa lagi?

Ok sukses buat Anda

9 komentar:

MULYONO W. mengatakan...

Mas gaji naik tapi kebutuhan hidup meningkatkan sama saja tetap tekor penghasilan kalo bisa barang turun gaji baru bagus tuh

MINE-BLOG mengatakan...

betul sekali mas, tapi paling tdk bisa diusahakan ada poenambahan penyesuaian gaji sdh bisa mengurangi beban kebutuhan hidup, betul gak? memang faktor yg sulit dihindari adalah kenaikan harga barang, nah salah satunya cari solusi tambahan uang penghasilan seperti ngeblog misalnya dgn memasang iklan, lumayan buat beli susu barang kali he...he...

Rizky2009 mengatakan...

aq belum kerja sob...... cua d warnet kerja q.... ok deh mantab artikenya.... izin save dulu

MINE-BLOG mengatakan...

@Rizky semoga sukses aja sob,trims atas kunjungannya

heru mengatakan...

nice tips, thanks ya sangat bermanfaat buat saya yang lagi berkerja, salam sukses

MINE-BLOG mengatakan...

@heru trims kembali Mas heru, semoga sukses di tempat kerjanya

rizky mengatakan...

nice post, terima kasih atas shareingnya

Anonim mengatakan...

There is a huge variety to choose from if you think links of london outside the box with Non Diamond Wedding Rings. First option to consider is whether you want to links of london bracelet purchase white gold or yellow gold, most women have a preference and you do not want to links of london charms pick the wrong one.The decision about white or yellow gold behind you now you can links of london charms move forward to the determinations about the setting and the jewels to be placed on the hand of your future bride. Does she want to have her birthstone? Find out whichlinks of london watches month she was born in to figure out what stone is hers as each month is a different color.

pondok daun mengatakan...

gan, kalo boleh, ane minta backlink satu arah dari halaman ini. mau di letakan dimana aja terserah, pless ya :
<a title=”how to care for durability UPSw” href=”http://www.pondok-daun.co.cc/2011/05/tips-and-tricks-on-how-to-care-for-durability-ups/”>how to care for durability UPS</a>

Poskan Komentar

KLIK AJA DEH

EIMIMO

CASH111

PAYZA

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons